Minggu, 20 November 2011

Sosok Jurnalis Olahraga Bang Sumo dan Bang Hendry

.

  Sumohadi Marsis yang akrab dipanggil Bang Sumo terlihat begitu sumringah. Pembawaan ringan Bang Sumo dalam acara peluncuran dan diskusi bukunya KRITIK OLAHRAGA SUMOHADI MARSIS Sabtu lalu di Universitas Tarumanagara menjadikan acara sangat menarik. Seorang jurnalis olahraga ini sangat tertarik pada kritik.  Menurutnya kritik merupakan cara untuk membangun seseorang menjadi lebih baik, dan ia akan terus mengkritik sampai tidak ada lagi yang bisa ia kritik. Dalam kesempatan ini pula ia menyayangkan keadaaan PSSI yang tidak membaik. “Saya mengharapkan keadaan PSSI akan lebih baik dari kepemimpinan Nurdin Halid, PSSI membutuhkan srategi lain yang lebih kuat dalam memajukannya” begitu ucapnya. Pelopor media massa khususnya olahraga ini telah banyak memberikan kontribusi, inovasi serta kreasinya pada Indonesia. Tokoh penting dalam eksistensi Seksi Wartawan Olahraga ini juga sangat mengharapkan insane pers kedepannya untuk lebih berkembang.
Dalam peluncuran buku tersebut juga hadir Bang Hendry Bangun seorang jurnalis olahraga yang mengawali tulisannya pada media kampus. Seseorang yang lahir di Medan 1958 ini memilih bidang olahraga karna menurutnya bisa bersikap tidak objektif artinya bahwa seorang jurnalis olahraga lebih menyorot pemainnya. Dalam kesempatan ini pula ia meluncurkan buku karangannya Kumpulan Esei Olahraga yang mengharapkan kalangan masyarakat dan pemerintah juga ikut memperbaiki diri bukan hanya orang olahraga itu sendiri.”Jangankan seperti Cina atau Jepang, untuk mencapai tahapan Tahailand saja, mungkin kita perlu 10 tahun”tuturnya dalam buku. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar