Kamis, 17 Oktober 2013

RAKERMA FIKOM UNTAR : ASAS DEMOKRASI PERWAKILAN

Foto bersama kepengurusan organisasi kemahasiswaan FIKom Untar 2013/2014

Fikom Untar menggelar Rapat Kerja Mahasiswa (Rakerma) sebagai tindak lanjut pelantikan pengurus anggota organisasi kemahasiswaan. Rakerma yang diadakan selama tiga hari ini (20-22/09) bertujuan untuk menentukan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) serta Program Kerja (Proker) organisasi kemahasiswaan. Rakerma yang mengangkat tema “Asas Demokrasi Perwakilan” ini mengambil tempat di Kampus 4 Universitas Tarumanagara, Lippo Karawaci, Tangerang.
Foto bersama ketua organisasi kemahasiswaan 
Sesi pembukaan Rakerma berjalan lancar meskipun terjadi pengunduran selama 20 menit. Silviana Dharma, Ketua DPM Fikom Untar mengatakan bahwa keterlambatan yang terjadi berada di luar dugaan panitia Rakerma.
Tidak adanya skema mengenai Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO) kemahasiswaan Fikom pada AD/ART sempat membuat beberapa peserta sidang sulit untuk memastikan alur komando serta melakukan pengoordinasian. “Ada kesalahan teknis dari kami, yakni tidak tercetaknya GBHO yang sebenarnya sudah dipersiapkan matang-matang” tutur April selaku ketua pelaksana.
Rakerma yang berakhir pada hari Minggu (22/9) ini berjalan sesuai jadwal. “Peserta sidang sangat mendukung, anggota baru kepengurusan tidak kalah berdebat dengan baik serta tetap mempertahankan argumen, is the best semuanya” tambah April.




Kamis, 12 September 2013

Jurnalis dan HAM

   

     Seorang jurnalis dituntut untuk selalu netral dalam peliputan sebuah peristiwa serta isu, namun dalam pemberitaan sebuah pelanggaran HAM, jurnalis harus berpihak pada yang benar serta korban. Hal tersebut di jabarkan oleh Dr. Ade Armando dalam Workshop Keberagaman yang diadakan oleh Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (SEJUK) September lalu. 
    Konflik dan penindasan HAM bukan sekadar berita biasa karna peristiwa konflik atau penindasan minoritas tidak bisa diperlakukan sama dengan peristiwa lainnya, pemberitaan mengenai hal tersebut menyangkut nasib bahkan nyawa seseorang dan juga pelanggaran HAM merupakan kejahatan kemanusiaan yang membutuhkan intervensi. 
     Karya seorang jurnalis bisa mengurangi bahkan menyelamatkan korban HAM, namun tentu saja keberpihakan tersebut mensyaratkan pengetahuan dan pemahaman mendalam dan perlu bersikap selektif dan kritis dalam memberitakan konflik dan penindasan HAM. 

15 Tips peliputan keberagaman dijabarkan Dr Ade Armando, tips tersebut yakni, 

1. Bergerak melebihi peran pewarta
2. Meninggalkan rumus- rumus dasar apa yang dianggap sebagai newsworthy : 
    bad news is good news, konflik dan sensasi.
3. Bukan sekeradar Cover Both Sides, melainkan menampilkan semua sisi yang dibutuhkan bagi pembaca untuk memahami kebenaran
4. Apa yang "disukai" pembaca masyarakat tidaklah sama dengan apa yang "dibutuhkan" masyarakat
5. Bersedia mempelajari konteks peristiwa
6. Bersedia mempelajari latar belakang yang panjang
7. Menulis dengan kaca mata empatik
8. Meninggalkan prasangka, stereotip, anekdot
9. Dalam konflik yang "asimetris" memberi perhatian lebih pada mereka yang tidak punya ruang bersuara
10. Bila ada potensi konflik, menjalankan peran pemberi peringatan awal
11. Tidak hanya mengandalkan sumber resmi
12. Memberi ruang bagi mereka yang menyuarakan perdamaian, keharmonisan, dan persaudaraan
13. Memberi ruang bagi "orang kecil" untuk bersuara
14. Menonjolkan titik temu, bukan titik perbedaan
15. Menjadikan media sebagai ruang komunikasi terus menerus untuk membangun dunia yang damai

*saya dapatkan ketika mengikuti Workshop Pers Kampus "Panduan Jurnalis Kampus Dalam Memberitakan Isu Keberagaman" oleh SEJUK di Universitas Indonesia, 14-16 Sept 2012

Jumat, 23 Agustus 2013

Serah Terima Jabatan Kepengurusan 2013/2014

Foto bersama dua periode kepimimpinan organisasi di FIKom 2012/2013 dan 2013/2014 dengan Dekan, Pudek serta Pembimbing Mahasiswa

Organisasi kemahasiswaan Fakultas Ilmu Komunukasi Universitas Tarumanagara (Fikom Untar) melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan periode  2013/2014 pada Kamis sore (22/8). Acara ini mengambil tempat di ruang 1103, Gedung Utama Kampus I Untar.  Turut hadir Dr. Eko Harry Susanto, M.Si selaku Dekan, Widayatmoko, Drs., M.M.. Selaku Pudek, serta Genep Sukendro, S.Sos.,M.Si selaku Pembina Mahasiswa.

“Semakin tinggi pohon maka akar harus kuat maksudnya ialah menggapai suatu tekad luar biasa harus tahu dahulu diri sendiri” tutur Elwi Gito Ketua BEM periode 2012/2013. Ia juga menambahkan mengenai diferensiasi yakni mahasiswa harus mempunyai pembeda karena layaknya sebuah brand yang saling bersaing dan pembeda itulah yang membuat unggul.
Serah terima jabatan DPM, BEM, Oranye, I-Focus dan Creadzy ditandai dengan penyerahan secara simbolis oleh masing- masing ketua periode 2012/2013 kepada ketua periode selanjutnya. Dalam kesempatan ini Pudek FIKom menjelaskan bahwa seorang pemimpin harus melaksanakan tiga tertib yakni tertib kepemimpinan, tertib administrasi, dan tertib semuanya (tertib kuliah) dan berharap kepemimpinan yang akan datang lebih baik lagi.
Berikut nama- nama ketua organisasi mahasiswa Fikom Untar periode 2013/2014

Badan Eksekutif Mahasiswa : Satrio (Public Relations 2011)
Dewan Perwakilan Mahasiswa : Silviana Dharma ( Jurnalistik 2011)
Oranye Fikom : Etika Widya Kusumadewi (Jurnalistik 2011)
Creadzy Fikom : Ferryandi Angellim (Periklanan 2011)

I-Focus Fikom : Steven Andreass Anthony (Periklanan 2011)

Sabtu, 17 Agustus 2013

Penerimaan Mahasiswa Baru 2013




Foto ketika pengenalan bakat dan minat jurnalistik Oranye di Fakultas Ilmu Komunikasi Untar. 

Rabu, 03 Juli 2013

Peran Media Televisi Mencerdaskan Pemilih dalam Pemilu 2014





Seminar Peran Media Televisi Mencerdaskan Pemilih dalam pemilu 2014 digelar Rabu lalu (26/6) mengambil tempat di Hotel Aryaduta Jakarta menghadirkan CEO MNC Group dan pengamat media.  

"Peran media begitu penting karena media dapat menyebabkan konflik terutama ketika menuju pemilu 2014, sangat rawan" ungkap Yadi Hendriyanto ketua ITJI dalam pembukaan seminar. Media yang berkepentingan seringkali menampilkan sisi baik pemilik media terutama ketika pemilik media mencalonkan diri sebagai wapres. Kecenderengan ini menjadi topik penting dalam pembahasan seminar. 

"Saya tidak apriori terhadap kecendrungan kepentingan tertentu" ujar Ketua Dewan Pers Bagir Manan. 



Senin, 24 Juni 2013

HILANG DAN TAK SADAR

Angin semilir menghantam dan kembali ke udara
Ada yang mengganggu saat ini
Rasa sesak? bukan tapi terasa runtuh berserakan ditanah begitu saja
Jari kaki menghentak ke tanah bagaikan seseorang yang menunggu jawaban
Dan ku hanya berkata "tunggu saja pasti Tuhan mendengar"
Rasanya matahari kini dan kemarin begitu berbeda
Angin dihempas tumbuhan kerdir dihiasi bunga mungil bergoyang namun tenang
Senyapnya kamar membuatku melayang untuk pergi ke dunia yang sepi untuk sendiri beberapa menit dan kembali ketika perasaan ini normal kembali.